INSIDE LOVE YOU THINK ABOUT

Wise men say only fools rush in,
but I can’t help falling in love with you
Shall I stay,
would it be a sin
If I can’t help falling in love with you

Cobalah kita tanyakan
apa arti cinta. Niscaya akan dapat sejuta jawaban, tapi bukan suatu
kebenaran. Cobalah anda temukan definisi cinta. Niscaya hanya untaian
kata yang tiada akhir. Tiadalah semua itu karena cinta adalah suatu
misteri hidup, misteri alam, dan misteri Sang Pencipta. Cinta itu
memberi bentuk karena tanpa cinta, niscaya kehidupan di muka bumi ini
tiada yang memiliki bentuk. Cinta pula yang menggerakkan seluruh elemen
di bumi maupun di antariksa menjadi hidup. Misteri hidup, memang tak
pernah terdefinisikan, tapi bukan berarti tidak dapat dijelaskan.

Pernahkah terpikirkan oleh kita bahwa kekuatan cinta ini mengatur hukum alam? Pertanyaannya sebenarnya "MENGAPA MANUSIA JATUH CINTA?"
Jawabannya
cukup sederhana. Salah satunya adalah untuk mengikuti hukum alam, yaitu
untuk mewujudkan salah satu fungsi dari makhluk hidup, yaitu BERKEMBANG
BIAK. Allah sudah memperlengkapi manusia dengan organ seksual dengan
bentuk dan fungsinya sedemikian rupa sehingga dapat mewujudkan naluri
untuk berkembang biak.

Sepertinya kita
manusia terlalu sering menyepelekan keberadaan organ seksual
keterkaitannya dengan naluri untuk berkembang biak. Anugerah Tuhan
berupa keterkaitan cinta dan naluri untuk berkemban
g biak
ini sebenarnya sudah dipikirkan oleh nenek moyang kita. Mereka
mengagungkan atau mensyukuri karunia itu ke dalam suatu bangunan baik
berupa candi, bangun
an
kuno, maupun artefak-artefak. Adapula mereka juga melukiskannya ke
dalam sebuah simbol yang mengilustrasikan bentuk organ kelamin pria dan
wanita. Beberapa bahkan
dituliskan
ke dalam suatu kita suci ataupun torehan prasasti. Mereka semua
menggambarkan keagungan terhadap fungsi organ seksual dalam mewujudkan
kehidupan (untuk berkembang biak).
Marilah di sini kita mencoba untuk menggali apa yang sekiranya dipikirkan oleh mereka pada jaman dahulu yang kala itu.

Ketika seseorang, pria
ataupun wanita telah beranjak dewasa, maka semakin berkembang dan
semakin matang pula fungsi organ kelaminnya. Kedewasaan secara seksual
ini tentunya akan menyebabkan otak memiliki tugas (job) baru, yaitu
mencari pasangan (lawan jenis). Motif untuk mencari pasangan ini tidak
lain adalah untuk memenuhi hasrat seksual yang tidak lain adalah salah
satu elemen dalam fungsi berkembang biak. Artinya, fungsi berkembang
biak ini tidak berjalan apabila tidak terdapat hasrat seksual atau
hasrat untuk melakukan hubungan seks. Di sinilah kemudian, Allah
menganugerahi manusia dengan apa yang disebut dengan nafsu. Itu dia,
nafsu seksual apabila dihubungkan dengan hasrat seksual. Sekalipun
seperti api, unsur nafsu ini memegang peranan cukup penting bagi
suksesnya manusia menjalankan fungsi berkembang biak.

Bagaimana Nafsu Seksual Bekerja?
Nafsu
merupakan materi yang tidak terlihat dan tidak berbentuk. Nafsu tidak
bekerja pada organ kelamin, akan tetapi terlebih dahulu menggerakkan
pikiran. Dari pikiran ini kemudian akan menciptakan gelombang berupa
pesona maupun daya tarik. Wanita yang matang secara seksual akan
memperlihatkan kecantikannya ataupun kemolekan tubuhnya untuk menarik
lawan jenisnya. Pria akan menunjukkan kematangannya dengan ciri-ciri
fisik seperti berubahnya suara, tumbuhnya bulu, berubahnya struktur
tulang dada, dan lain-lain. Anda dapat melihat bagaimana ketika itu
mereka pada waktu itu menggambarkan pria dan wanita baik dalam bentuk
lukisan maupun patung. Nafsu kemudian akan menstimulasikan organ
seksual untuk mempercepat absorbsi pesona ataupun daya tarik untuk
menggerakkan pikiran ke tahap selanjutnya yang disebut dengan kontak
seksual yang selanjutnya akan diakhiri dengan hubungan seksual.

Bagaimana Kontak Seksual Bekerja?
Kontak
seksua sebenarnya merupakan tahap awal dari terwujudnya hubungan
seksual. Bisa dikatakan juga, kontak seksual ini bagian dari apa yang
disebut dengan hubungan seksual. Walaupun terkadang dapat berlangsung
singkat, kontak seksual juga tahap yang cukup rumit dan seringkali
menjadi penyebab gagalnya suatu hubungan seksual.
Kontak seksual ini
dilakukan oleh setiap organisme hidup terutama makhluk yang tergolong
vertebrata maupun non vertebrata. Setelah pesona seksual tadi direspon
positif dan diolah oleh otak, maka selanjutnya otak akan menggerakkan
individu untuk melakukan kontak seksual. Pada prinsipnya, kata-kata
cinta dan rayuan itu hanyalah suatu pengantar yang bisa jadi tidak
memiliki arti apapun. Tidak ada penjelasan yang baku mengapa seseorang
tertarik dengan seseorang lainnya (lawan jenis) kecuali memang secara
individu sedang membutuhkan secara seksual. Bisa jadi, seseorang
menerima pasangannya itu tidak lebih dari sekedar untuk membuka jalan
dalam memenuhi kebutuhan seksual, kebutuhan untuk berkembang biak. Jadi
proses seperti ini kita lewati saja. Rangkaian kontak seksual ini akan
diakhiri dengan proses terjadinya senggama atau disebut juga hubungan
seks.

Secara keseluruhan,
salah satu proses yang tidak dapat diabaikan dalam cinta itu adalah
kontak seksual. Proses ini sangat menentukan keberhasilan cinta dalam
mewujudkan fungsi makhluk hidup, yaitu berkembang biak. Semua makhluk
hidup termasuk manusia masing-masing memiliki proses yang unik untuk
berkembang biak. Bisa dikatakan pula bahwa cinta bagi makhluk hidup itu
mesti dapat menjalankan fungsi dari makhluk hidup itu sendiri. Beberapa
memang tidak terlahir seperti itu karena faktor kelainan tertentu.

Transfered from http://leo4myself.blogspot.com
Written on July 8th, 2007, 23.04

Posted in LOVE & ROMANCE.


Leave a Reply